Jumat, 14 Juni 2013

Penyakit Faringitis


Faringitis (pharyngitis) Akut, adalah suatu penyakit peradangan tenggorok (faring) yang sifatnya akut (mendadak dan cepat memberat). Umum disebut radang tenggorok. Radang ini menyerang lapisan mukosa (selaput lendir) dan submukosa faring.
Disebut faringitis kronis bila radangnya sudah berlangsung dalam waktu lama dan biasanya tidak disertai gejala yang berat.
Epidemiologi
Angka kejadian pada anak &dewasa:anak, rata-rata terdapat 5 kali infeksi saluran pernafasan bagian atas dan pada orang dewasa hampir separuhnya
Kasus Faringitis akut  di Rumah Sakit Panti Rapih tahun 2010 sebesar 5.305 kasus.
Penyebab
Radang ini bisa disebabkan oleh virus atau kuman.
Biasanya disebabkan oleh bakteri streptokokus grup A. Namun bakteri lain seperti N. gonorrhoeae, C. diphtheria, H. influenza juga dapat menyebabkan faringitis.
Apabila disebabkan oleh infeksi virus biasanya oleh Rhinovirus, Adenovirus, Parainfluenza virus dan Coxsackie virus.
Faringitis juga bisa timbul akibat iritasi udara kering, merokok, alergi, trauma tenggorok (misalnya akibat tindakan intubasi), penyakit refluks asam lambung, jamur, menelan racun, tumor.
Perjalanan Penyakit
Penularan dapat terjadi melalui udara (air borne disease) maupun sentuhan.
Droplet  masuk melalui saluran napas atau mulut kemudian masuk ke lapisan faring. Faring bereaksi terhadap proses infeksi tersebut, terjadilah radang.
Gejala dan tanda
Yang sering muncul pada faringitis adalah:
  • Nyeri tenggorok dan nyeri menelan
  • Tonsil (amandel)  membesar
  • Mukosa yang melapisi faring mengalami peradangan berat atau ringan dan tertutup oleh selaput yang berwarna keputihan atau mengeluarkan pus (nanah).
  • Demam, bisa mencapai 40ÂșC.
  • Pembesaran kelenjar getah bening di leher.

Setelah bakteri atau virus mencapai sistemik maka gejala-gejala sistemik akan muncul,

  • Lesu dan lemah, nyeri pada sendi-sendi otot, tidak nafsu makan dan nyeri pada telinga.
  • Peningkatan jumlah sel darah putih.

Diagnosis
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.
Pemeriksaan fisik:
o   Kemerahan dan peradangan dinding belakang mukosa mulut.
o   Pembengkakan mukosa
o   Adanya selaput, bintik-bintik, nanah pada mukosa
o   Dengan menggunakan penilaian tertentu atas gejala dan tanda, bisa diprediksi penyebab faringitis apakah viral atau bakterial
Jenis faringitis
Faringitis Virus
Faringitis Bakteri
Biasanya tidak ditemukan nanah di tenggorokan
Sering ditemukan nanah di tenggorokan
Demam, biasanya tinggi.
Demam.
Jumlah sel darah putih normal atau agak meningkat
Jumlah sel darah putih meningkat ringan sampai sedang
Kelenjar getah bening normal atau sedikit membesar
Pembengkakan ringan sampai sedang pada kelenjar getah bening
Tes apus tenggorokan memberikan hasil negatif
Tes apus tenggorokan memberikan hasil positif untukstrep throat
Pada biakan di laboratorium tidak tumbuh bakteri
Bakteri tumbuh pada biakan di laboratorium
Pemeriksaan penunjang
  • Pemeriksaan terhadap apus tenggorok.
  • Skrining terhadap bakteri Streptokokus.
  • Darah rutin menunjukkan peningkatan jumlah lekosit.
  • Kultur dan uji resistensi bakteri bila diperlukan.

Tata Laksana
  • Untuk mengurangi nyeri tenggorok dapat diberikan obat antinyeri (analgetik) seperti asetaminofen, obat hisap atau berkumur dengan larutan garam hangat. Aspirin tidak boleh diberikan kepada anak-anak dan remaja yang berusia dibawah 18 tahun karena bisa menyebabkan sindroma Reye. 
  • Untuk menghindari iritasi lebih lanjut pada saluran faring, pada pasien dapat dianjurkan untuk mengurangi makanan yang berminyak dan panas, juga dianjurkan untuk istirahat sebanyak mungkin agar metabolisme lebih dikhususkan untuk memperbaiki daya tahan tubuh. Jika demam tidak turun dengan pemberian obat dapat dibantu dengan menggunakan kompres dan masukan cairan yang cukup (air putih), hindari minuman yang terlalu dingin dan bersoda. Hindari asap rokok, debu, polutan lainnya. Madu dapat membantu mempercepat penyembuhan.

  • Jika disebabkan virus maka pengobatan bersifat simtomatik (hanya mengobati gejala), tidak diberikan antibiotika. Bisa dibantu dengan obat-obatan imunomodulator.
  • Jika diduga penyebabnya adalah bakteri, diberikan antibiotika. Penting bagi penderita untuk meminum obat antibiotik sampai habis sesuai anjuran dokter, agar tidak terjadi resistensi pada kuman penyebab faringitis.

Prognosis (Perjalanan Penyakit)
  • Umumnya baik, tingkat kesembuhan tinggi.

Komplikasi yang mungkin timbul
  • Sumbatan jalan napas (pada peradangan yang berat)
  • Abses di tonsil atau dinding belakang mukosa faring.
  • Infeksi bakteri Streptococcus bisa berlanjut ke infeksi telinga, sinusitis,  Demam rematik (Penyakit katup jantung akibat infeksi), abses tonsil, peradangan ginjal, dll.

Kapan Anda Harus menghubungi Petugas Kesehatan:
  • Saat Anda menderita nyeri telan yang tidak membaik selama beberapa hari.
  • Saat Anda menderita demam tinggi, pembengkakan kelenjar getah bening leher.
  • Segera mencari pertolongan bila Anda menderita nyeri telan dan gangguan pernapasan.

Kami Adalah Pusat Pengobatan Herbal, yang insya Alloh adalah solusi untuk mengobati segala penyakit anda. Anda sudah berobat kemana-mana dan tidak kunjung sembuh? Cobalah berobat pada kami. Selama ini sudah ratusan bahkan ribuan pasien yang telah kita sembuhkan . Pasien kami seluruh Indonesia bahkan dari luar negeri seperti Malaysia, Singapura dan beberapa negara lain. Metode Penyembuhan kami sangat sederhana ,yang pertama Anda harus yakin sembuh dan berdoa pada Yang Di Atas dan yang kedua kami akan bantu penyembuhanya.
Silahkan Kontak Kami Untuk Konsultasi Masalah Penyakit Anda di :

085292845406

087736715345

081391070834

telepon / sms  OK (24 jam Pelayanan)


"Tidaklah Allah turunkan penyakit,kecuali Allah turunkan pula obatnya"

baca juga :Penyakit Renitis

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar